Advertising Agency atau Perusahaan Periklanan adalah suatu organisasi/perusahaan jasa independen yang mengadakan kontrak dengan pihak pengiklan/advertisers (yaitu perusahaan atau individu berusaha untuk mencari pelanggan/customers untuk produk dan jasa mereka), untuk mengelola iklan mereka.

Secara historis, pelayanan jasa agen periklanan hanya menyangkut pada masalah yang bersifat kreatif, tetapi kemudian, konsep agency diperluas sehingga mencakup pada layanan penelitian dan perencanaan media dan pembelian (research services and media planning and buying).

Perusahaan agency biasanya diklasifikasikan menurut jenis usaha yang mereka tangani (misalnya, keuangan, industri, atau konsumen barang kemasan – financial, industrial, or consumer packaged goods) ataupun  berbagai layanan yang mereka tawarkan (misalnya, kreatif, media, atau layanan penuh – creative, media, or  full service).


*Kompensasi  untuk  layanan  ini  berasal  dari  tiga  sumber  yang  berbeda: (1). Komisi 15% dari media yang memuat iklannya  berdasarkan  biaya yang dikenakan untuk pemakaian  ruang dari media  space  atau  waktu yang digunakan. (2). Biaya/fee  yang dikenakan untuk jasanya  (biasanya  tidak berdasarkan  sistem  komisi, seperti survei pasar).

Namun masalah  akan terjadi ketika nilai-harga hubungan antara penempatan media dan layanan kreativitas ternyata  tidak seimbang (misalnya, ketika klien menggunakan penyiaran komersial/iklan yang  sama untuk jangka waktu yang panjang, tidak membawa hasil  yang kreatif, melainkan  dihadapkan pada tagihan  jutaan dolar dari pihak broadcast), maka untuk itu  pihak agency akan dikompensasian dengan penggantian sistem  biaya  komisi 15%. (3) Persentase  biaya atas bahan dan jasa yang digunakan dalam penyusunan iklan, dalam wilayah ini, klien dibebankan biaya ditambah 17,65% Dalam agency yang lebih kecil, banyak pekerjaan yang digabungkan atau diisi oleh tenaga lepas/freelancer. Selain itu, ada agency yang lebih kecil akan menyewa perusahaan-perusahaan luar yang lebih besar untuk memberikan layanan yang  dimiliki oleh seluruh departemen dalam lembaga yang lebih besar tersebut.(allbusiness.com/rtn).